Kalau ada orang yang bilang nasib manusia bisa berubah, dulu saya cuma bisa tersenyum kecut sambil mengusap keringat di jidat. Bayangkan saja, hampir sepuluh tahun lamanya saya melakoni profesi sebagai buruh las keliling di sudut-sudut kota Surabaya. Setiap hari kulit saya bersinggungan dengan pe